Tampilkan postingan dengan label info umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info umum. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 September 2019

Pameran riset, inovasi, dan teknologi Ritech Expo 2019

Dalam rangkaian acara peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-24, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir pada Minggu (15/8/2019) membuka pameran riset, inovasi, dan teknologi Ritech Expo 2019 di Lapangan Puputan Renon, Denpasar, Provinsi Bali.
Ada sekitar 200 stan pameran hasil riset, inovasi dan teknologi dalam Ritech Expo 2019, termasuk stan dari  Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, dimana dalam kesempatan ini, tim biomat keramik mengirimkan beberapa prototipe untuk dipamerkan, sbb :
Ha gamping 400 mesh (c-HA), HA 400 mesh dari sumber ca nitrat (s-HA), makro granul HA (MD HA), mikro granul HA, HA:Ce, HA:Zn, HA:Ce,Zn yang beberapa diantaranya diberi nama :

A. Granul LuxGran MiD HA
B.granul LuxGran MiD BCP
C. Granul LucGran MiD+(anti bactery)

D.Granul LuxGran HA


Tim Biomat PTM BPPT mengikuti konferensi Internasional 14th Joint Conference on Chemistry :

Pada tanggal 10-11 September 2019, tim biomat PTM BPPT kembali berpartisipasi dalam ajang konferensi bertajuk :14th Joint Conference on Chemistry “Strengthening the Foundation of Sustainable Development: Research, Practice and Education”, bertempat di Solo Paragon Hotel & Residences, Surakarta, Central Java, Indonesia.

Pada kesempatan ini, tim biomat mempresentasikan dua buah karya tulis ilmiah berjudul :
1. Hydroxyapatite Coating on Titanium Substrate by Electrophoretic Deposition from Ethanol-dimethylformamide Suspensions
2. The influence of sintering temperature of synthetic hydroxyapatite-alginate microbead formation using the droplet extrusion technique on its microstructure 

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh tim biomat PTM BPPT sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap kegiatan riset dan pengembangan yang telah dilakukan dengan mempublikasikan karya-karya tersebut dalam bentuk karya tulis ilmiah, pameran dan road show

Karya ilmiah yang ditampilkan adalah karya dari para peneliti dan perekayasa PTM BPPT, dan mahasiswa bimbingan tugas akhir , dimana mereka  memiliki kewajiban untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitiannya sebelum dipublikasikan sebagai laporan skripsi/thesis/disertasi.



Minggu, 10 Maret 2019

Syringes

oleh Mr.  Neville Calvert


Kebutuhan pasaran akan jarum dan peralatan suntik, terdiri dari yang sekali pakai, sistim pengaman, peralatan suntik tanpa jarum, pompa insulin dan peralatan suntik khusus.
Peralatan suntik dengan jarum suntik yang digunakan dibawah kulit, digunakan menyuntikkan atau mengeluarkan cairan di dalam tubuh. Menyuntikkan udara ke dalam pembuluh darah berbahaya, karena dapat menyebabkan emboli udara, pencegahan emboli dengan mengeluarkan udara dari peralatan suntik adalah salah satu alasan yang umum, dengan memegang peralatan suntik mengarah ke atas, diketuk-ketuk dan mengeluarkan sejumlah kecil cairan sebelum suntikan ke dalam aliran darah. Tabung peralatan suntik terbuat dari

Intelectual property in Australia & Indonesia

Intelectual property in Australia & Indonesia 
oleh Karen Sparks dari Phillips Ormonde Fitzpatrick







Paten adalah hak yang berkekuatan hukum untuk perangkat, metode atau proses, untuk aplikasi paten yang sukses, maka penemuan harus baru, berguna dan inovatif. Ketika paten diberikan, akan memberikan hak komersial eksklusif untuk penemuan kita (monopoli).

5. Kunjungan ke MDPP (Medical Device Partnering Program) & MDRI (Medical Device Research Institute) Flinders University



DPP & MDRI Flinders University mendukung pengembangan perangkat medis mutakhir melalui kolaborasi unik antara peneliti, industri, pengguna akhir dan pemerintah. Program yang ada di MDPP & MDRI memfasilitasi pengembangan alat kesehatan dengan mengupayakan mengkoordinasikan dengan pemegang

Rabu, 02 Mei 2018

Workshop : Uji Klinik Alat Kesehatan Hasil Riset dan Inovasi Dalam Negeri


Pada tanggal 02 Mei 2018, telah diadakan Workshop : Uji Klinik Alat Kesehatan Hasil Riset dan Inovasi Dalam Negeri, bertempat di Ruang Komisi 3, lantai 3 Gedung BPPT II, MH. THamrin. Acara dimulai tepat pukul 09.00 WIB, dengan dibuka oleh ibu Deputi TIEM : Prof. Dr Elistiyani Dewi. Bertindak sebagai moderator adalah Direktur PTM, Bpk. Dr. Asep Riswoko.

Pembicara :
  1. Prof. Dr. drh. Denny (IPB)
  2. Dr.dr. Rahyusalim Sp.OT (FK UI)
  3. Dr. dr Sukamto Kusno (Kabag. Penelitian RSCM)
  4.  1 Pembicara mewakili pihak regulator (tidak hadir)






Kamis, 26 April 2018

PUI Bahan Aktif Laut melakukan Sinergi Riset Biopolimer

Pada Senin (2/04/2018) telah dilakukan pertemuan dalam rangka membangun Sinergi Riset antara PUI Bahan Aktif Laut (BAL) dengan PUI Material Medis (MM).  Bertempat  di Pusat Teknologi Material, BPPT,  pertemuan dihadiri oleh para peneliti dari kedua belah pihak dan dipimpin oleh Dr. Agus Hadi Santosa, MSc, perekayasa  utama Pustek Material sekaligus penangung jawab R&D PUI MM. Pada kesempatan tersebut PUI MM menjelaskan fokus riset yang sedang dilakukan khususnya yang terkait dengan material medis, yaitu keramik, metal dan biopolymer. Dari hasil diskusi teridentifikasi bahwa beberapa polimer asal biota perairan berpotensi untuk memperbaiki performa material biokeramik atau hidroksiapatit (HAp). Saat ini produk HAp yang ada dipasaran lebih dari 95% berasal dari impor dan banyak digunakan seperti sebagai bone-fillerbone-scaffold, maupun drug carrier untuk penyakit tulang. Tindak lanjut dari pertemuan awal ini adalah penyusunan rencana kegiatan riset bersama yang akan difokuskan pada beberapa biopolymer potensial asal biota perikanan seperti kitosan, alginate, kareginan dan kolagen  dengan Output berupa paten produk dan publikasi ilmiah bersama serta pemanfaatan fasilitas riset bersama.


Disadur dari :http://www.bbp4b.litbang.kkp.go.id/v2/index.php/pui-bahan-aktif-laut-melakukan-sinergi-riset-biopolimer/

KUNJUNGAN COOE AUSTRALIA KE PTM BPPT DAN PENANDATANGAN MOU DALAM RANGKA KERJA SAMA DI BIDANG MATERIAL MEDIS UNTUK ALAT KESEHATAN

Tangerang Selatan (22/02/2017), Pusat Unggulan Iptek (PUI) Teknologi Material Medis - PTM BPPT menerima kunjungan dari COOE Pty., Ltd. Australia yang diwakili oleh Mr. Joe Mifsud dan Dr. Stephen Clarke. COOE Pty. Ltd., merupakan lembaga privat yang memiliki tim peneliti yang berkompetensi tinggi, insinyur dan manajer dalam bidang sains dan manajemen sumberdaya alam. COOE Pty. Ltd., berpengalaman di Penelitian dan Pengembangan yang mengarah ke komersialisasi produk dan kekayaan intelektual. COOE bekerjasama dan memiliki jejaring dengan industry, pemerintah, dan lembaga riset, universitas di Australia untuk melaksanakan training, riset, dan pengembangan teknologi baru dengan penekanan pada komersialisasi.
Mr. Joe Mifsud sebagai Principal Scientist dan Chief Executive Officer of COOE, sedangkan Dr. Stephen Clarke selaku Associate Research and Development Polymer Chemistry, dan sebagai Program Manajer of COOE. Perwakilan COOE diterima oleh Dr. Ir Agus Hadi Santosa selaku Kepala Program Kegiatan Inovasi Teknologi Biomaterial Implan untuk Alat Kesehatan (Alkes) beserta seluruh personil yang tergabung dalam kegiatan tersebut. Kunjungan kali ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Tim Alkes ke kantor COOE Oktober 2016 silam, di kota Adelaide, Australia Selatan, dimana acara tersebut termasuk dalam Program Training Riset-Pro Non-Gelar Kemenristekdikti 2016.
Dalam rangkaian acara kunjungan ini, telah ditandatangani juga Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara COOE yang diwakili Mr. Joe Mifsud dan BPPT oleh Kepala BPPT Dr. Ir. Unggul Priyanto, M.Sc. Acara penandatanganan MoU dan PKS ini diadakan di Auditorium BPPT, Jl. MH. Thamrin No. 8, Jakarta Pusat. MoU membahas riset bersama dan pengembangan material titanium untuk alat kesehatan di antara kedua belah pihak, dan kerjasama dalam komersialisasi produk implant tulang SS316L hasil litbangyasa PTM BPPT di Australia.
Terkait dengan kunjungan oleh COOE ke Pusat Teknologi Material, diadakan juga Focus Group Discussion (FGD) dengan topik “Implementation of Joint Research and Development of Medical Materials for Medical Devices” serta kunjungan ke fasilitas Laboratorium Teknologi Material – Pusat Teknologi Material BPPT. Acara ditutup dengan 1st Joint Technical Meeting COOE - Pusat Teknologi Material. Dalam kunjungan ini diharapkan dapat terjalin kerjasama yang baik diantara kedua belah pihak dalam bidang material medis untuk alat kesehatan

Disadur dari :http://pui.ristekdikti.go.id/index.php/news/news_detail/NEkxXD2

Kamis, 19 April 2018

IndoHCF Innovation Award II-2018

Produk inovasi implant tulang SS 316L dari Pusat Teknologi Material BPPT @ptm_bppt terpilih sebagai 5 finalis di IndoHCF Award 2018.

Panitia mengadakan voting juara favorit IndoHCF Innovation Award II-2018.

Ayo dukung dengan voting "Juara Favorit" yang diselenggarakan melalui facebook Indonesia Healthcare


Senin, 27 Februari 2017

GUNAKAN ALAT KESEHATAN YANG MEMENUHI STANDARD

Mungkin Anda pernah mendengar, melihat dan bersentuhan dengan alat kesehatan, apalagi pada saat Anda menjadi pasien, penggunaan alat kesehatan tidak bisa dihindari, mulai dari yang berteknologi sederhana dan murah seperti penekan lidah (tongue pressure), termometer, stetoskop, hingga yang berteknologi tinggi dan-tentu saja-mahal seperti external/internal cardiac pacemaker with internal power source, CT Scan (computed tomography), MRI (magnetic resonance image), mesin kemoterapi dan lain-lain.

Sudah tahukah Anda, apakah alat kesehatan itu?

Kamis, 28 Juli 2016

Informasi Kelembagaan

Sejarah Pusat Teknologi Material (PTM)


Badan Pengkajian dan Perapan Teknologi berdiri berdasarkan keputusan Presiden No.31 Tahun 1982 yang dibagi menjadi enam kedeputian, dimana salah satu diantaranya adalah Deputi Pengembangan Teknologi yang terdiri dari empat direktorat yaitu Lingkungan dan pemukiman hidup proses industry, Konversi dan konservasi energy, elektronika dan informatika dan direktorat sarana fasilitas dan Laboratorium.
Kemudian terjadi perubahan organisasi di lingkungan BPP Teknologi, berdasarkan keputusan Presiden Nomer 47 Tahun 1991. Di bawah kedeputian Pengembangan Teknologi terdapat perubahan direktorat menjadi Direktorat Teknologi Energi, Direktorat Teknologi Elektronika dan Informatika serta Direktorat Teknologi Manufakturing dan Sertifikasi.
Pada tahun 1998, Direktorat Teknologi Manufakturing dan Sertifikasi berubah menjadi Pusat Pengkajian dan Penerapan Teknologi material (P3TM). P3TM inilah yang menjadi cikal bakal Pusat Teknologi Material (PTM) dan ditetapkan menjadi PTM sejak tahun 2006.

Organisasi Fungsional Kegiatan TA. 2016. Program PPT Material Inovasi Teknologi biocompatible Material Implan alkes